Pesantren di Ponorogo Al Khair | Santri Tembus Cina dan Eropa

Pesantren di Ponorogo – Pesantren boleh kecil, atau bahkan terpencil di pelosok desa, tapi bukan bukan berarti pesantren itu namanya tidak besar. Apalagi jika merujuk pada kiprah alumninya yang sampai penjuru dunia, dari Itali hingga Pakistan dan Cina.

Itulah pesantren Al Khair Ponorogo. Pesantren yang tidak begitu besar di desa Jimbe kecamatan Jenangan kabupaten Ponorogo. Pesantren ini terdiri dari lima gedung kokoh. Tiga di antaranya dua lantai besar. Plus satu masjid.

Di tengah pesantren ini mengalir satu sungai lumayan deras dari telaga Ngebel, salah satu wisata terbesar di Ponorogo. Maka ketika malam suara arus air terdengar keras di pesantren yang berdiri pada tahun 2001 ini. Cukup nyaman. Bahkan jika malam, udaranya mulai terasa dingin.

Alumni Pesantren di Ponorogo ini Hingga Cina dan Eropa

Pesantren Ponorogo Al Khair

Kami langsung menelaah alumninya, karena biasanya pesantren akan terlihat bagus dari bukti lulusannya. Ketika kami bertanya, sejauh mana alumni berkiprah, rata-rata banyak yang masih menempuh jenjang perkuliahan.

Lebih dalam lagi ketika ditanya alumninya hingga dimana? Jawabannya mengejutkan ada yang di Italia dan sudah keliling Eropa dengan profesi di dunia pelayaran. Wah, profesi ini tentu sangat istimewa. Terlebih bisa keliling Eropa, kawasan maju yang menjadi kiblat banyak hal di dunia.

Namanya Ali Rohman, Alumni tahun 2013. Tergolong masih baru. Namun keberanian yang dimilikinya, bekal dari pesantren membuatnya melanglang buana jauh ke Benua Biru.

Alumni kedua  di Cina, namanya Zaki Ramadhan, ia melanjutkan pendidikan di negeri Panda tanpa banyak menemukan kesulitan. Zaki alumni 2015 ini mengakui bahwa bekal dari pesantren Al Khair sangat banyak membantu dirinya melanjutkan studi.

Sedangkan yang ketiga adalah Muhammad Bahadur Afifi yang kini melanjutkan studi di Islamabad Pakistan. Ia mengikuti kiprah pimpinan pesantren yang lama hidup di Pakistan. Sehingga memudahkannya menjangkau hingga ke negeri tetangga India.

Kegiatan Santri belajar di Kelas

Rahasia Sukses Pesantren di Ponorogo Al Khair

Kami mencoba mengulas apa rahasia pesantren di Ponorogo tersebut hingga bisa mengantarkan banyak santrinya menempuh pendidikan di luar negeri. Setelah kami telaah, ternyata pesantren ini memiliki beberapa hal pendukung.

Pertama adalah pimpinan pesantren dengan wawasan Global. Pimpinan pesantren yang bernama KH. Bambang Sudarsono hidup lama di Pakistan sebagai staf kedutaan besar Republik Indonesia. Bersama sang istri, berdua hidup puluhan tahun.

Sehingga mereka berpikir bagaimana santrinya bisa tersebar luas hingga ke penjuru dunia. Entah sampai Eropa, Asia, atau bahkan Amerika. Mereka tahu rahasianya, yaitu Bahasa Inggris yang mumpuni. Oleh sebab itu pendidikan pesantren di Ponorogo tersebut sangat kental dengan pendidikan Bahasa Inggris.

Kedua, kemampuan Bahasa santri cukup bagus. Kami melihat langsung terutama di asrama putri, santri berkomunikasi dengan Bahasa Inggris. Biasanya pesantren menggunakan Bahasa Arab, tapi pesantren ini Bahasa Inggrisnya lebih dominan.

Ketiga, sistem pesantren modern Gontor diterapkan dalam pendidikan asrama. Faktor ini sangat berpengaruh dalam aspek kedisiplinan siswa dan kemandirian sehingga bisa membentuk pribadi yang kuat dan tangguh menghadapi persoalan di masa yang akan datang.

Keempat, pesantren di Ponorogo ini memiliki program tahfidz Quran yang menguatkan santri secara moril dan spiritual. Tahfidz Quran membuat santri bisa kokoh dalam mengamalkan ajaran Islam, sehingga mereka tidak serta merta hanya mengetahui Islam semata.

Kelima, santrinya masih sedikit. Bagi banyak orang, pesantren yang jumlah santrinya besar menandakan bahwa pesantren tersebut maju. Tapi bagi kami pesantren dengan santri sedikit tidak bisa diremehkan. Pasalnya, pesantren dengan santri sedikit justru menjadikan pendampingan menjadi mudah.

Santriwati berbaris bersama

Lagipula pesantren yang masih berkembang tidak mungkin mendidik santrinya asal-asalan. Taruhannya tidak akan ada tambahan santri. Maka harus dididik dengan sungguh-sungguh. Oleh sebab itu pesantren di Ponorogo ini cukup bagus dalam mendampingi santri.

Keenam, pesantren dengan santri dari banyak daerah di Indonesia ini memiliki guru-guru yang juga alumni dari banyak negara Islam, seperti Pakistan, Yaman, tidak lupa dari pesantren seperti Gontor, al Fatah Temboro. Kombinasi inilah yang membuat ramuan pendidikan di pesantren Al Khair menjadi semakin istimewa.

Bagi Anda yang ingin tahu lebih jauh, bisa menghubungi Ustadz Nawab Syarif yang tinggal di dalam pesantren di nomor 0852-3660-6306

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create your website with WordPress.com
Get started
%d bloggers like this: